manfaat penggunaan lampu led solar cell dibandingkan dengan lampu pju all in one

Perbandingan Lampu LED Sollar Cell dan All In One Pada PJU

Perjalanan malam memang menghadirkan nuansa yang menenangkan, selain tidak panas juga perjalanan di malam hari lebih sepi. Pada waktu inilah, biasanya kita melihat PJU baik dari lampu LED Solar cell ataupun All in One.

Kedua macam lampu PJU ini adalah jenis penerangan tanpa memakai aliran listrik PLN pada system pengoperasiannya. Entah itu PJU All in One atau PJU tenaga surya tergolong ke dalam lampu pintar dengan memanfaatkan tenaga surya agar bisa memberikan pencahayaan di saat gelap. 

Apa Perbedaan Antara Lampu PJU All In One dan PJU Lampu LED Solar Cell?

Jika kebingungan membedakan antara keduanya, berikut perbandingan PJU All in One dan PJU tenaga surya :

  • PJU Lampu LED Solar Cell Konvensional

Lampu PJU panel surya konvensional adalah PJU yang seluruh komponennya terpisah. Contoh dari PJU ini ialah tipe single octagonal 7 m 20/30 watt. Jenis ini bisa dikatakan sebagai  lampu tenaga surya konvensional paling murah dengan kisaran harga Rp. 14 juta.

Hal ini disebabkan komponen PJU tersebut terpisah, jadi wajar jika bentuknya kompak dan tidak ramping. Akan tetapi jenis ini termasuk paket lengkap yang menawarkan komponen lebih banyak dengan garansi lebih lama. 

Adapun komponen yang diperoleh dari PJU panel surya konvensional ini ialah controller, lampu LCD, solar panel, tiang octagonal, box baterai powder coating, dan baterai VRLA. Sementara garansi penerangan jalan umum ini biasanya pada controller dan baterai selama satu tahun, selama 5 tahun untuk lampu dan selama 25 tahun pada solar panel.

Selain mempunyai kelebihan komponen lengkap dengan masa garansi cukup panjang, PJU tipe ini dirancang memanfaatkan teknologi LED yang lebih irit daya. Di samping itu, penerangan lampu jenis ini bisa dikatakan handal kuat, dan dapat dipakai sampai 60 jam.

  • PJU All In One

Berbeda dari PJU panel surya konvensional, dengan keseluruhan komponennya dibuat terpisah, lampu ini semua komponennya terletak dalam satu wadah secara konkret. Dimana kesatuan tersebut meliputi solar panel, baterai, dan lampu yang terdapat dalam wadah lampu, karenanya cocok jika dipakai untuk menampilkan nilai estetika pada lingkungan yang diteranginya.

Lampu jenis ini dibekali oleh baterai jenis Lithium lifepo4, dimana energinya dapat tersimpan otomatis. Sementara baterainya dapat bertahan sampai 50 jam tanpa pasokan cahaya matahari.

Itulah perbedaan antara lampu LED solar cell konvensional dan lampu All in One. Dapat dipastikan, keduanya mempunyai kekurangan dan keunggulan masing-masing untuk dapat dipilih sesuai kebutuhan. Semoga bermanfaat!

Posts created 14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2019 Vitrierparis17eme