metocean survey

Mempelajari Tujuan dan Fungsi Metaocean Survey

Melalui metaocean survey, maka dapat diketahui semua kondisi dan keadaan di lautan. Dengan demikian akan mengurangi berbagai resiko dalam ilmu di bidang engineering. Dengan memperoleh data mengenai kondisi laut, akan meningkatkan keselamatan, efisiensi operasional dan anggaran. Maka dari itu dalam penelitian dibagi menjadi beberapa metode survey sesuai fungsi dan tujuannya.

  1. Bathymetry Survey

Dalam ilmu metocean, ada yang namanya survei batimetri. Tujuan dari survei ini adalah untuk melakukan penggambaran mengenai topologi yang ada di dasar laut. Pengukuran dilakukan sesuai dengan luas are yang sudah ditentukan. Dalam pengukuran pada survei ini terdapat alat yang disebut SBES (single beam echosounder) dan MBES (multibeam echosounder) dengan cara kerja melalui gelombang akustik yang dipancarkan menuju dasar laut untuk diterima pantulan gelombangnya.

  1. Current Water Study

Penelitian arus laut dilakukan guna meneliti dan mempelajari mengenai semua karakteristik pada arus laut. Adapun tujuan dari penelitian mengenai arus laut adalah untuk membuat sebuah pemetaan ataupun profil arus laut yang berpengaruh terhadap kedalaman lautan di wilayah tertentu di area lepas pantai. Dalam penelitian ini digunakan alat berupa CM (current meter) ataupun ADCP (acoustic doppler current profile).

  1. Sedimentation Study

Pada metaocean survey juga terdapat survei sampel tanah. Survei ini dilakukan guna meneliti dan mempelajari karakteristik tanah yang berada di dasar laut dengan kedalaman tertentu. Alat dalam melakukan pengambilan sampel tanah di bawah laut disebut dengan grab sampler. Pengambilan sampel biasanya pada luas 0,1 meter persegi dengan kedalam tanah 20 cm. adapun alat grab sampler meliputi Van Veen, Ekman, Ponar serta Shipek dengan tugas dan fungsi masing-masing.

  1. Riset Pengambilan Sampel Air di Laut.

Riset ini perlu dilakukan dalam mempelajari air laut karena air laut juga mempunyai karakteristik tersendiri serta perbedaan yang bergantung pada tingkat kedalaman. Dalam pengambilan air laut pada tingkat kedalaman tertentu, memerlukan bantuan alat yang biasa disebut Nensen Bottle. Alat ini berbentuk silinder yang dibuat dari bahan logam maupun plastik dengan tiap ujungnya terdapat plug valve. Alat ini dapat terbuka dan tertutup sesuai dengan kedalaman yang diinginkan untuk sampel.

  1. Tidal Observation

Untuk memperoleh metocean data, tentu perlu melakukan survei pasang surut pada permukaan air laut. Dikarenakan tingkat ketinggian pada permukaan air laut dipengaruhi oleh gravitasi antara matahari dan bulan. Di saat posisi matahari dan bumi serta bulan berada pada posisi garis yang sejajar, di saat itu permukaan air laut tertarik yang mengakibatkan pasang. Ketika posisi antara matahari dan bumi serta bulan berada pada sudut 90 derajat maka akan terjadi permukaan surut pada air laut.

  1. Wave Study

Untuk memperoleh data akurat dalam metaocean survey, juga perlu dilakukannya penelitian mengenai gelombang air laut. Dikarenakan gelombang terjadi saat rambatan yang bergerak naik dan turun pada permukaan air laut atau dikenal dengan istilah osilasi. Dalam melakukan penelitian ini dipergunakan alat menyerupai floating tide gauge yang bernama AWLR (automatic water level recorder).

Posts created 53

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2019 Vitrierparis17eme